Berita
Show: Dari Sagita ke Reflin: Tonggak Baru Kepemimpinan Tagana Provinsi Gorontalo

Dari Sagita ke Reflin: Tonggak Baru Kepemimpinan Tagana Provinsi Gorontalo

Posted, 3 months ago (DINSOS Prov. Gorontalo)

 Malam pisah sambut dan ramah tamah Ketua Pembina Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Gorontalo. (foto Owan)

Kota Gorontalo, InfoPublik -  Momen penting regenerasi kepemimpinan dalam penanggulangan bencana terjadi di Provinsi Gorontalo.

Pada Sabtu (17/1/2026) berlangsung prosesi penyerahan panji, tongkat, dan bendera Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Ketua Pembina lama, Sagita Wartabone, kepada Ketua Pembina baru, Reflin Buata.

Acara pisah sambut dan ramah tamah itu sekaligus menandai pengukuhan secara sah dan resmi Reflin Buata, yang juga merupakan Kepala Dinas Sosial Dukcapil Provinsi Gorontalo, dalam memegang tampuk kepemimpinan Tagana.

Reflin tampil dengan seragam kemeja baru Tagana, menegaskan identitas barunya.

Puncak acara diisi dengan talkshow interaktif yang menghadirkan Sagita Wartabone, kini Kepala Dinas Perhubungan, dan Reflin Buata sebagai narasumber.

Dipandu oleh Opa Roro, diskusi mengerucut pada strategi dan kiat ke depan yang akan dijalankan Reflin untuk memajukan Tagana Gorontalo serta pilar-pilar sosial lainnya.

Reflin menegaskan, pendekatan kerja yang fleksibel dan berbasis kondisi lapangan.

"Strategi dan kiat ke depan itu tergantung di lapangan. Jadi kita sama-sama saja, apa yang ada di lapangan itu yang kita hadapi dan kerjakan," katanya.

Ia mengatakan, secara organisasi, semua mekanisme perencanaan, aplikasi, dan pertanggungjawaban telah diketahui bersama.

Sementara itu, Sagita Wartabone membagikan kesan dan pesan selama memimpin Tagana.

Ia mengungkapkan rasa syukur karena prosesi serah terima yang formal dan khidmat ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan sejak ia dahulu menjabat.

"Ketika ada Pak Kadis Reflin Buata baru ada seperti ini, patut kita bersyukur," ujar Sagita.

Ia lantas menyoroti pentingnya mengembalikan marwah Tagana di mata masyarakat.

Menurutnya, selama ini banyak masyarakat yang hanya mengenal Tagana saat bencana, tanpa memahami proses dan kegiatan lain di balik layar. "Pokoknya kalau ada bencana Tagana di situ, padahal ada hal lain yang harusnya kita angkat," katanya.

Sagita juga menyampaikan terima kasih karena kegiatan semacam ini dihidupkan kembali dan merasa terbantu selama kepemimpinannya oleh kesigapan Tagana.(mcgorontaloprov/owan)